Rabu, 04 Juni 2014

Tentukan Segmentasi Pasar


Segmentasi pasar, kata yang cukup menakutkan dan terkesan rumit bagi sebagian pemula yang terjun membangun bisnis. Padahal, segmentasi pasar adalah salah satu elemen penting dalam strategi pemasaran yang akan kita lakukan (bahkan terlalu penting) .

Baiklah, akan saya terangkan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami apa itu segmentasi pasar. Menurut Hermawan Kertajaya, pengertian segmentasi pasar adalah sebuah metode bagaimana memandang pasar secara kreatif.

Naah… masih bingung dengan pengertian segmentasi pasar diatas? Begini, salah satu efek apabila kita tidak mengetahui siapa segmentasi pasar yang tepat bagi produk adalah apa yang akan kita lakukan dan berapa biaya pemasaran yang sudah dikeluarkan akan menjadi sia-sia belaka. Walaupun produk /jasa yang kita tawarkan itu unik dan bernilai.

Contoh paling gampang segmentasi pasar adalah jualan tas branded dengan harga 25 juta  kemudian anda jual ke wanita yang penghasilan bulanannya 1.5 juta  (targeting & segmentation).

Walaupun si tas  tersebut sudah anda diskon gila-gilaan sampai 50 % (promotion), si wanita yang anda tawarkan tadi  tidak akan membeli. Kenapa? Karena itu bukan kebutuhan dia. Beda kalau anda jual ke segmentasi pasar pecinta tas brande, ke wanita karier dengan penghailan bulanan 20 jutaan, ke ibu ibu pejabat , akan lain hasilnya.

Hal itu juga sama saja dengan anda jual daging ayam ke segmentasi pasar orang yang vegetarian atau anda jual sirip ikan hiu ke pasar tradisional yang belum tentu orang yang suka makan seafood dan yang berkantong tebal datang ke tempat tersebut. Hasilnya pasti nol besar, walaupun harga sudah anda turunkan mati-matian sampai ngos-ngosan. Perilaku konsumen-nya berbeda.

Lalu bagaimana cara mengetahui segmentasi pasar? Lakukan riset pasar! Setelah anda mengetahui siapa target pasar anda, anda akan lebih mudah melakukan penawaran produk anda.Jadi, lihatlah selalu segmentasi pasar anda secara kreatif. Tentukan segmentasi pasar konsumen mana yang anda pilih, rancang taktik pemasaran anda, baru anda jual “barang dagangannya”.

http://womanpreneur-community.com/blog/tentukan-segmentasi-pasar/#more-1861

Jumat, 30 Mei 2014

UTS Kewirausahaan

SOAL dan JAWABAN UTS KEWIRAUSAHAAN

1.Jelaskan definisi Kewirausahaan menurut Ahli Ekonomi , Ahli Manajemen , dan Menurut Pelaku usaha !

-          Ahli Ekonomi
Wirausaha adalah orang yang mengkombinasikan factor-faktor produksi seperti sumber daya alam, tenaga kerja, material, dan peralatan lainnya untuk meningkatkan nilai yang lebih tinggi dari sebelumnya. Wirausaha juga merupakan orang yang memperkenalkan perubahan-perubahan, inovasi dan perbaikan produksi lainnya. Dengan kata lain, wirausaha adalah seseorang atau sekelompok orang yang mengorganisasikan factor-faktor produksi, sumber daya alam, tenaga, modal dan keahlian untuk tujuan memproduksi barang dan jasa.

-          Ahli Manajemen
Wirausaha adalah seseorang yang memiliki kemampuan dalam menggunakan dan mengkombinasikan sumber daya seperti keuangan, material, tenaga kerja, keterampilan untuk menghasilkan produk, proses produksi, bisnis dan orgasisasi usaha baru (Marzuki Usman, 1997:3). Wirausaha adalah seseorang yang memiliki kombinasi unsur-unsur internal yang meliputi motivasi, visi, komunikasi, optimism, dorongan, semangat dan kemampuan memanfaatkan peluang usaha.

-          Pelaku Bisnis/Usaha
Menurut Scarborough dan Zimmerer (1993 : 35), wirausaha adalah orang yang menciptakan suatu bisnis baru dalam menghadapi resiko dan ketidakpastian dengan maksud untuk memperoleh keuntungan dan pertumbuhan dengan cara mengenali peluang dan mengkombinasikan sumber-sumber daya yang diperlukan untuk memanfaatkan peluang tersebut.

2. Sebutkan faktor-faktor penyebab keberhasilan wirausaha

-          Memiliki visi dan tujuan yang jelas. Hal ini berfungsi untuk menebak ke mana langkah dan arah yang dituju sehingga dapat diketahui langkah yang harus dilakukan oleh pengusaha tersebut
-          Inisiatif dan selalu proaktif. Ini merupakan ciri mendasar di mana pengusaha tidak hanya menunggu sesuatu terjadi, tetapi terlebih dahulu memulai dan mencari peluang sebagai pelopor dalam berbagai kegiatan.
-          Berorientasi pada prestasi. Pengusaha yang sukses selalu mengejar prestasi yang lebih baik daripada prestasi sebelumnya. Mutu produk, pelayanan yang diberikan, serta kepuasan pelanggan menjadi perhatian utama. Setiap waktu segala aktifitas usaha yang dijalankan selalu dievaluasi dan harus lebih baik dibanding sebelumnya.
-          Berani mengambil risiko. Hal ini merupakan sifat yang harus dimiliki seorang pengusaha kapanpun dan dimanapun, baik dalam bentuk uang maupun waktu.
-          Kerja keras. Jam kerja pengusaha tidak terbatas pada waktu, di mana ada peluang di situ dia datang. Kadang-kadang seorang pengusaha sulit untuk mengatur waktu kerjanya. Benaknya selalu memikirkan kemajuan usahanya. Ide-ide baru selalu mendorongnya untuk bekerja kerjas merealisasikannya. Tidak ada kata sulit dan tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan.
-          Bertanggungjawab terhadap segala aktifitas yang dijalankannya. baik sekarang maupun yang akan datang. Tanggungjawab seorang pengusaha tidak hanya pada segi material, tetapi juga moral kepada berbagai pihak.
-          Komitmen pada berbagai pihak merupakan ciri yang harus dipegang teguh dan harus ditepati. Komitmen untuk melakukan sesuatu memang merupakan kewajiban untuk segera ditepati dana direalisasikan.
-          Mengembangkan dan memelihara hubungan baik dengan berbagai pihak baik yang berhubungan langsung dengan usaha yang dijalankan maupun tidak. Hubungan baik yang perlu dlijalankan, antara lain kepada : para pelanggan, pemerintah, pemasok, serta masyarakat luas.

3. Sebutkan ciri dan watak yang harus dimiliki oleh seorang wirausahawan
-          Ciri-ciri seorang wirausaha adalah:
Percaya diri
Berorientasikan tugas dan hasil
Berani mengambil risiko
Kepemimpinan
Keorisinilan
Berorientasi ke masa depan
Jujur dan tekun

-          Watak seorang wirausaha adalah:

Memiliki sifat keyakinan, kemandirian, individualitas, optimisme.
Selalu berusaha untuk berprestasi, berorientasi pada laba, memiliki ketekunan dan ketabahan, memiliki tekad yang kuat, suka bekerja keras, energik dan memiliki inisiatif.
Memiliki kemampuan mengambil risiko dan suka pada tantangan.
Bertingkah laku sebagai pemimpin, dapat bergaul dengan orang lain dan suka terhadap saran dan kritik yang membangun.
Memiliki inovasi dan kreativitas tinggi, fleksibel, serba bisa dan memiliki jaringan bisnis yang luas.
Memiliki persepsi dan cara pandang yang berorientasi pada masa depan.
Memiliki keyakinan bahwa hidup itu sama dengan kerja keras.

4. Sebutkan tahap-tahap melakukan wirausaha

-          Tahap memulai, tahap di mana seseorang yang berniat untuk melakukan usaha mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan, diawali dengan melihat peluang usaha baru yang mungkin apakah membuka usaha baru, melakukan akuisisi, atau melakukan franchising. Juga memilih jenis usaha yang akan dilakukan apakah di bidang pertanian, industri / manufaktur / produksi atau jasa.
-          Tahap melaksanakan usaha atau diringkas dengan tahap "jalan", tahap ini seorang wirausahawan mengelola berbagai aspek yang terkait dengan usahanya, mencakup aspek-aspek : pembiayaan, SDM, kepemilikan, organisasi, kepemimpinan yang meliputi bagaimana mengambil resiko dan mengambil keputusan, pemasaran, dan melakukan evaluasi.
-          Mempertahankan usaha, tahap di mana wirausahawan berdasarkan hasil yang telah dicapai melakukan analisis perkembangan yang dicapai untuk ditindaklanjuti sesuai dengan kondisi yang dihadapi
-          Mengembangkan usaha, tahap di mana jika hasil yang diperoleh tergolong positif atau mengalami perkembangan atau dapat bertahan maka perluasan usaha menjadi salah satu pilihan yang mungkin diambil.

5. Sebutkan kompetensi yang harus dimiliki wirausahawan

(1) Knowing your business, yaitu harus mengetahui usaha apa yang akan dilakukan. Seorang wirausaha harus mengetahui segala sesuatu yang ada hubungannya dengan usaha atau
bisnis yang akan lakukan. Misalnya, seorang yang akan melakukan bisnis perhotelan maka ia harus memiliki pengetahuan tentang perhotelan. Untuk bisnis pemasaran komputer, ia harus memiliki pengetahuan tentang cara memasarkan komputer.

(2) Knowing the basic business management, yaitu mengetahui dasar-dasar pengelolaan bisnis, misalnya cara merancang usaha, mengorganisasi dan mengendalikan perusahaan, termasuk dapat memperhitungkan, memprediksi, mengadministnasikan dan membukukan kegiatan- kegiatan usaha. Mengetahui manajemen bisnis beranti memahami kiat, cara, proses, dan
pengelolaan semua sumber daya secara efektif dan efisien.

(3) Having the proper attitude, yaitu memiliki sikap yang benar terhadap usaha yang dilakukannya. Ia harus bersikap sebagai pedagang, industriawan, pengusaha yang sungguh- sungguh, dan tidak setengah hati.

(4) Having adequate capital, yaitu memiliki modal yang cukup. Modal tidak hanya berbentuk materi, tetapi juga moril. Kepercayaan dan keteguhan hati merupakan modal utama dalam usaha. Oleh karena itu, harus cukup waktu cukup uang, tenaga, tempat, dan mental.

(5) Managing finances effectively, yaitu memiliki kemampuan mengatur/ mengelola keuangan secara efektif dan efisien, mencari sumber dana dan menggunakannya secara tepat, serta mengendalikannya secara akurat.

(6) Managing time efficiently, yaitu kemampuan mengatur waktu seefisien mungkin. Mengatur, menghitung, dan menepati waktu sesuai dengan kebutuhannya.

(7) Managing people, yaitu kemampuan merencanakan, mengatur, mengarahkan, menggerakan (memotivasi), dan mengendalikan orang-orang dalam menjalankan perusahaan.

(8) Satisfying customer by providing high quality product, yaitu memberi kepuasan kepada pelanggan dengan cara menyediakan barang dan jasa yang bermutu, benmanfaat, dan memuaskan.

(9) Knowing how to compete, yaitu mengatahui strategi/cara bersaing. Wirausaha, harus dapat mengungkap kekuatan (strength), kelemahan (weakness), peluang (opportunity), dan
ancaman (threat) dininya dan pesaing. Ia hanus menggunakan analisis SWOT baik terhadap dininya maupun terhadap pesaing.

(10) Copying with regulations and paperwork, yaitu membuat aturan/pedoman yang jelas (tersurat, tidak tersirat).

6. Sebutkan 8 anak tangga menuju puncak karir menurut alma

a.       Mau Kerja Keras (Capacity for Hard Work)
b.      Bekerjasama dengan Orang Lain (Getting Things Done With and Through People)
c.       Penampilan yang Baik (Good Appearance)
d.      Yakin dan Percaya diri (Self Confidence)
e.       Pandai Membuat Keputusan (Making Sound Decision)
f.       Mau Menambah Ilmu Pengetahuan (College Education)
g.      Ambisi Untuk Maju (Ambition Drive)
h.      Pandai Berkomunikasi (Ability to Communicate)

7. Sebutkan 4 kegiatan marketing plan

1. Analisa siatuasi lingkungan dan peluang pasar
2. Mengembangkan sasaran pemasaran
3. Menetapkan strategi pemasaran
4. Menciptakan taktik atau tindakan pelaksanaan

8. Jelaskan apa yang dimaksud dengan AIDA+S

AIDA+S merupakan singkatan dari attention (perhatian), interest (tertarik), desire (keinginan), action (tindakan), dan satisfaction (kepuasan). AIDA+S merupakan salah satu konsep strategi pemasaran yang bisa diimplementasikan dalam dunia bisnis yang bertujuan untuk memberi kepuasan pada konsumen dan memberi keuntungan pada perusahaan. Konsep ini berlaku untuk setiap kegiatan bisnis yang dapat menarik hati konsumen.

Sumber :
http://tutorial-triktips.blogspot.com/2010/03/faktor-faktor-keberhasilan-wirausaha.html
http://adesyams.blogspot.com/2009/06/proses-kewirausahaan.html
http://aam.ipi-leppindo.com/aam/?menu=posting&area=Pekanbaru&idpost=577&nolab=08
http://www.dasibisnis.biz.id/2011/10/rencanan-pemasaran-marketing-plan.html
http://afiyahnurkayati.blogspot.com/2012/02/pembandingan-swot-dengan-aidas.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Kewirausahaan
https://www.facebook.com/SmkPelitaBungaBangsa/posts/518662228208225


Selasa, 29 April 2014

KEBAB TURKI BABA RAFI

Peluang Usaha Waralaba Asli Indonesia yang Mendunia





 
Bagi anda yang gemar menyantap kuliner olahan khas timur tengah pasti pernah mencicipi nikmatnya kebab bukan? makanan asli daratan Arabia tersebut merupakan salah satu kuliner yang sudah banyak dikenal dan menyebar ke luar daerah aslinya, salah satunya ialah Indonesia.

Di Indonesia makanan lezat yang terbuat dari olahan daging yang dibungkus dengan roti kebab yang khas tersebut juga cukup digemari. Dengan rasanya yang gurih serta kaya akan rempah menjadikan kuliner yang satu ini cukup banyak mempunyai penggemar setia di Indonesia.

Tentang perkembangan makanan kebab di Indonesia, kini kulier yang satu ini sudah cukup banyak di jual terutama di kota-kota besar. Dan salah satu usaha  kuliner kebab yang paling populer dan banyak di gemari saat ini adalah Kebab Turki Baba Rafi.

Dimulai pada tahun 2003, usaha yang berpusat di Jakarta ini kini sudah memiliki banyak sekali outlet di seluruh penjuru Indonesia. Tidak hanya itu, Kebab Baba Rafi juga telah melakukan ekspansi bisnis hingga ke luar negeri bahkan telah dinobatkan menjadi brand usaha kebab dengan jaringan terbesar di dunia. Berikut ulasan usaha Kebab Turki Baba Rafi yang bisa anda simak.

Perkembangan Usaha Kebab Turki Baba Rafi

Kuliner Kebab Turki Baba Rafi awalnya dikembangkan oleh seorang pengusaha muda bernama Hendy Setiono. Pria kelahiran kota Surabaya tersebut mengawali karirnya di dunia kuliner tepatnya pada tahun 2003. Pada waktu itu pria alumnus Universitas ITS tersebut rela putus kuliah dan total menjalani usaha barunya yaitu Kebab Turki Baba Rafi.

Pada awalnya inspirasi untuk berjualan kuliner kebab muncul saat ia pergi ke salah satu negara yang ada di daerah timur tengah yaitu Qatar.  Pada waktu itu ia berangkat kesana karena ayahnya yang mendapatkan penempatan kerja di sebuah perusahaan minyak di Qatar. Inspirasinya datang ketika ia melihat banyak sekali penjual kebab di sana. Dari situ ia berfikir bahwa kuliner kebab ini nampaknya mempunyai potensi untuk dikembangkan di Indonesia. Selain rasanya yang dirasa cocok dengan citarasa Indonesia, pada waktu itu kuliner kebab juga belum banyak ditemui di Indonesia.

Sepulang dari Qatar jadilah ia bersama kawannya Hasan Baraja, mengembangkan usaha kuliner kebab. Pada awalnya ia mencoba mengkreasikan kebab baik dari segi rasa dan ukuran agar dapat lebih pas dinikmati oleh masyarakat Indonesia. Setelah semuanya siap, ia kemudian meminjam modal sebesar Rp. 4 juta rupiah dari adik perempuannya.

Diluar perkiraan, usaha yang di mulai dari ide tak sengaja tersebut laku keras di daerah Surabaya. Selain kebab, ia juga menjual beberapa menu seperti hotdog, burger dan sandwich. Produk Kebab Turki Baba Rafi  dijual dengan harga antara Rp 8 hingga Rp 12 ribu per item. Selain rasanya yang memang nikmat, sajian Kebab Turki Baba Rafi pun terkesan unik dan menarik.

Oleh karena itu hanya dalam 2 tahun Kebab Turki Baba Rafi sudah dikenal oleh masyarakat luas hingga keluar Surabaya. Tahun 2005 francise Kebab Turki Baba Rafi memulai program kemitraan waralabanya. Melihat potensi yang sangat besar Kebab Turki Baba Rafi dengan cepat menyebar ke seluruh penjuru tanah air bahkan hingga ke luar negeri seperti di Malaysia, Filiphina bahkan hingga ke wilayah Eropa.

Menu

Kebab Turki Baba Rafi menyediakan kebab sebagai menu utamanya. Selain kebab, menu lain yang disediakan antara lain, shawarna, roti kane, hamburger, keripik dan makanan beku. Ada beberapa isi kebab, antara lain kebab sapi, kebab ayam, kebab pisang cokelat, kebab sayuran dan kebab telur keju. Ukuran kebab tersedia dalam ukuran reguler dan kecil.

Penghargaan

Kebab Turki Baba Rafi sudah memantapkan keeksistensinya dalam waralaba kuliner. Berikut ini sederetan penghargaan yang diraih oleh Kebab Turki Baba Rafi.

Referensi :


Alamat Pengelola Kebab Turki Baba Rafi

Bagi anda yang tertarik mengetahui lebih dalam mengenai sistem serta proses kemitraan waralaba Kebab Turki Baba Rafi bisa menghubungi pengelola di:Kantor Pusat Kebab Turki Baba Rafi

Kamis, 06 Februari 2014

ERD - PEMINJAMAN BUKU PERPUSTAKAAN

DEFINISI ERD


Entitiy Relationship Diagram atau lebih dikenal dengan (ERD) merupakan salah satu metode pemodelan basis data yang digunakan untuk menghasilkan skema konseptual untuk jenis/model semantik sistem. Dimana sistem seringkali memiliki sistem data relasional, dan ketentuannya bersifat Top-Down.

Dalam hal ini kita akan menjelaskan dan menggambarkan contoh kasus dengan penggambaran ERD.


Nama Anggota Kelompok :
1. Aliza Indriani Pratiwi
2. John Mario H.B
3. Linati Zindriasih
4. Rismawati
5. Steffy Apriyanti
6. M. Afif F
7. Rafli Tri.S

Soal Nomor 1 :

Pada saat mendaftar menjadi anggota perpustakaan Fakultas, dicatatlah nama, nomor mahasiswa dan alamat mahasiswa. Setelah itu mereka baru bisa meminjam buku di perpustakaan. Buku-buku yang dimiliki perpustakaan banyak sekali jumlahnya. Tiap buku memiliki data nomor buku, judul, pengarang, penerbit, tahun terbit. Satu buku bisa ditulis oleh beberapa pengarang.

Tentukan entitas, atribut dan relasi dari deskripsi di atas dengan menggambar ERDnya.

Dari soal diatas dapat disimpulkan, bahwa seorang mahasiswa dapat meminjam buku, jika dia menjadi atau terdaftar sebagai anggota perpustakaan fakultas.


A. Menentukan Entitas, Atribute dan Relasi
1. Entitas merupakan individu yang dapat mewakili sesuatu yang nyata yang dapat digambarkan oleh data. Disini entitas dari kasus diatas adalah: 1. Mahasiswa, 2. KAP (kartu anggota perpustakaan) 3. Buku Pinjam
2. Atribute merupakan pendeskripsian karakteristik dari entitas. Disini Atribute dari kasus diatas terdiri dari: Nama, NPM, Alamat, Nomor Buku, Judul Buku, Pengarangan, Penerbit dan Tahun terbit
3. Relasi merupakan penghubung dari Entitas yang berkaitan dan hubungan antar entitas dengan relasi terbentuk dalam garis. Disini relasi dari kasus diatas adalah: 1. Membuat, 2. Menyajikan


B. Mengetahui Bentuk Notasi ERD



C. Pembuatan ERD Peminjaman Buku Perpustakaan

Setelah kita mengetahui Entitas, Relasi, Atribut dan mengetahui bentuknya, maka kita bisa membuat gambar ERD dari contoh kasus diatas.


Gambar diatas menggambarkan ERD dari peminjaman Buku Perpustakaan

Referensi: 

airuzelsaid.wordpress.com/2010/03/16/sistem-basis-data-entity-relationship-diagram-erd/

http://dharmanacyber.com/2013/01/entity-relationship-diagram-erd.htm



Nama Anggota Kelompok :

Citra Widiyanti 
Desi Nur Elista 
Dwi Seftyaningtyas 
Pitria Juliani Riezki 
Putri 
Syarifah Nur Faiza 
Viliayanti Serawa

Soal Nomor 2 :

Seperti deskripsi soal nomor 1, namun ada beberapa tambahan penjelasan seperti berikut:
Seorang mahasiswa boleh meminjam beberapa buku. Satu buku boleh dipinjam beberapa mahasiswa. Semua mahasiswa sangat pelu buku sehingga tidak ada yang tidak pernah meminjam ke perpustakaan. Setiap peminjam akan dicatat tanggal peminjamannya. Semua mahasiswa disiplin mengembalikan buku tepat satu minggu setelah peminjaman.

Gambarkan ERDnya!!

MODEL ENTITY – RELATIONSHIP

Model Entity Relationship : Suatu penyajian data dengan menggunakan Entity dan Relationship

Entity :
Objek secara fisik : Buku, Perpustakaan, Mahasiswa 
Objek secara konsep : Meminjam

Relationship :

Atribut :

- Atribut Multivalue



Derajat dari Relationship :

- Trenary degree (Derajat Tiga)



Cardinality Ratio Constraint

- M : N


 Participation Constraint

- Partial Participation  
  


Diagram ERD


Referensi :

http://hocuspocus23.blogspot.com/2014/02/tugas-erd-softskill.html


Nama Anggota Kelompok :

Amanda Dewi Purwandari 
Anggani Narita
Dismas Mardhika
Hendra Agus 
Merryta Elsa R

Soal Nomor 3 :

Seperti soal nomor 2, namun ada beberapa tambahan penjelasan seperti berikut : Mahasiswa kadang-kadang terlambat mengembalikan buku, sehingga dikenakan denda. Besarnya denda adalah Rp 500,- per hari keterlambatan. Mahasiswa dianggap terlambat jika mengembalikan buku lebih lama dari 1 minggu.

Gambarkan ERDnya


Referensi:

http://amandadewi13.blogspot.com/2014/01/soal-erd-softskill.html


Semoga bermanfaat, Terima kasih




                                                    









Minggu, 12 Januari 2014

Tentukan Hati untuk Seorang Pemimpin Bangsa Kita


Nama : Rismawati 
Kelas : 2DA01
Jurusan : Akuntansi Komputer
Fakultas : D3 Bisnis dan Kewirausahaan
Lomba Essay : UKM Fajrul Islam "Aku Adalah Pemimpin"


Assalamualaikum..

Tidak terasa sebentar lagi Pemilu 2014 pemilihan yang dilakukan lima tahun sekali oleh seluruh Rakyat Indonesia untuk memilih  pemimpin yaitu Presiden dan Wakil Presiden sebagai pemimpin Bangsa Indonesia lima tahun yang akan datang jadi, jangan sampai salah pilih dan yang pasti jangan sampai golput alias tidak ikut berpartisipasi dalam pemilihan pemimpin bangsa kita. Apalagi kita sebagai Mahasiswa pasti sudah mempunyai KTP dong hehe nah gunakan hak pilih kita dengan sebaik-baiknya untuk memilih pemimpin bangsa ini.



Pada dasarnya setiap manusia adalah pemimpin ini sesuai dengan Sabda Rasulullah saw. yaitu "Setiap kamu adalah pemimpin dan setiap kamu akan dimintai pertanggung jawabanya. Imam (Ketua Negara) adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggung jawabanya. . . . . . "(Hadis Riwayat al-Bukhari, Muslim,Abu Daud, al-Tirmizi dan Ahmad) .

Dalam hadist tersebut dijelaskan bahwa “seorang imam ( ketua negara / presiden ) adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggung jawabanya”  karena seorang pemimpin berperan ssebagai pemimpin rakyat baik urusan negara naupun urusan agama.

Di Indonesia setiap pemilihan seorang pemimpin dilakukan secara Demokratis yaitu pemilihan secara langsung tanpa ada paksaan dari siapa pun karena semua warga negara memiliki hak setara dalam pengambilan keputusan yang dapat mengubah hidup mereka. Demokrasi mengizinkan warga negara berpartisipasi baik secara langsung atau melaui perwakilan dalam perumusan,  pengembangan, dan pembuatan hukum. Demokrasi mencakup kondisi sosial, ekonomi, dan budaya. Oleh karena itu Demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Maksudnya seorang pemimpin itu berasal dari rakyat, dipilih oleh rakyat, dan memngabdi untuk rakyat demi kesejateraan kehidupan seluruh rakyat Indonesia

Kita sebagai rakyat Indonoseia harus mengetahui kreteria pemimpin yang baik sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Rasullah saw karena, “Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu iaitu bagi orang yang mengharap rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS Al-Ahzab: 21)

Dan berikut ini sifat-sifat kepimpunan Rasulullah saw. yang wajib kita contoh :

- Siddiq artinya benar sebagai pemimpin harus benar di dalam tutur kata dan tingkah laku berani mengatakan yang salah itu salah dan yang benar itu adalah benar agar terciptanya keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Quran) menurut kemahuan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan kepadanya.” (QS An-Najm: 4~5)

- Amanah artinya dapat dipercaya para rasul wajib menunaikan amanah yang dipertanggungjawabkan kepadanya sekalipun harus ditebus dengan jiwa raganya. “Aku menyampaikan amanat-amanat Tuhanku kepadamu dan aku hanyalah pemberi nasihat yang terpercaya bagimu.” (QS Al-A'raaf: 68)

Pemipin yang baik harus bisa amanah dan menjaga amanah atau kepercayaan tersebut agar dalam mengemban tugas kepemimpinannya rakyat dapat mendukung penuh kebijakan – kebijakan yang diberikan oleh pemimpinnya.

- Tabligh artinya wajib menyampaikan. Seorang pemimpin harus menyampaikan atau mengajak kebaikan kepada rakyatnya baik kepada sesama manusia, hewan, tumbuhan dan lingkunagan. Agar terciptanya kenyamanan dan keamana di alam semesta ini.

“Dan hendaklah ada di antara kamu menyeru (berdakwah) kepada kebajikan (mengembangkan Islam), dan menyuruh berbuat segala perkara yang baik, serta melarang daripada segala yang salah (buruk dan keji). Dan mereka yang bersifat demikian ialah orang yang berjaya.” (Surah Ali-Imran ayat Ayat 104)

- Fatanah artinya kecerdikan, kepintaran atau kebijaksanaan. Seorang pemimpin harus cerdas supaya tidak salah dalam mengambil keputusan, tegas dalam memberi sanksi, dan bijaksana dalam keadailan.

Karena setiap manusia adalah pemimpin sudah seharusnya kita mencotoh Rasulullah saw. siddiq, amanah,
tabligh, dan fatanah agar menjadi Ramatanlilalamin yaitu

Siapa pun pemimpin yang terpilih nantinya kita doakan semoga ia menjadi pemimpin yang siddiq, amanah, tabligh, dan fatanah yang dapat lebih mensejahterahkan rakyatnya, tidak membenarkan yang salah dan menyalahkan yang benar, mampu mengambil keputusan dan kebijakan yang tegas untuk permasalah di negeri ini seperti korupsi dan kesenjangan sosial agar terciptanya keadilan di negeri ini, seorang pemimpin yang senantiasa rendah hati, yang mau mendengar aspirasi rakyat karena ia ada dipilih rakyat oleh karena itu mari kita tentukan hati untuk seorang pemimpin bangsa karena pilihan kita di Pemilu 2014 menentukan masa depan Bangsa Indonesia di lima tahun yang akan datang sekian dan terimakasih.
Wassalamualaikum wrb.. :)

(: Terimakasih telah membaca tulisan saya semoga bermafaat, kapan-kapan baca lagi yaaa :)

Referensi dari :
http://id.wikipedia.org/wiki/Demokrasi
http://www.netfision.com/demo/kiosk/riman3_wajib.html
http://tigosotigo.blogspot.com/2012/01/4-sifat-rasulullah-saw-siddiq-amanah.html


Rabu, 06 November 2013

LINGKUNGAN BASIS DATA



BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Basis data adalah kumpulan informasi yang disimpan didalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari database tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengolah dan mengambil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data.

1.2  Rumusan Masalah
1.Apakah yang dimaksud dengan Basis Data?
2.Ada berapa kelompom Basis Data?
3.Apa yang dimaksud dengan DBMS dan apa fungsinya?

1.3 Tujuan
•Mahasiswa dapat menjelaskan tingkatan arsitektur basis data.
•Mahasiswa dapat menjelaskan konsep data independence,komponen DBMS, fungsi DBMS serta bahasa yang digunakan didalam DBMS.
•Mahasiswa dapat mejelaskan perbedaan model data berbasis objek, record, konseptual, dan fisik.
•Mahasiswa dapat menjelaskan fungsi dan isi dari data dictionary.
•Mahasiswa dapat menjelaskan perbedaan arsitektur DBMS multi user.

BAB II
PEMBAHASAN

2.1. Arsitektur Basis Data

Arsitektur Basis Data adalah suatu kumpulan data yang tersimpan secara sistematik dimana user dapat melihat data dan bagaimana cara user melihat data tersebut.Arsitektur ini juga berfungsi memberikan kerangka kerja bagi pembangunan basis data.

Arsitektur Basis Data dibagi menjadi 3 bagian, yaitu:

1.Tingkat Eksternal (Eksternal Level)

Berhubungan dengan bagaimana data direpresentasikan dari sisi setiap user. View level adalah level user, yang dimaksud dengan user adalah programmer, end user atau Database Administrator (DBA). (programmer : bahasa yang digunakan adalah bahasa pemrograman seperti C, COBOL, atau PL/I), (end user : bahasa yang digunakan adalah bahasa query atau menggunakan fasilitas yang tersedia pada program aplikasi pada level eksternal ini, user dibatasi pada kemampuan perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan aplikasi basis data yang didefinisikan sebagai sebuah skema eksternal.)

2.Tingkat Konseptual (Conseptual Level)

Yang menghubungkan antara internal & external level. Conceptual level adalah sebuah representasi seluruh muatan informasi yang dikandung oleh basis data.Tingkatan level ini dilihat dari cara user dalam memahami atau mengetahui data.

Hal-hal yang digambarkam dalam level conceptual adalah:

•Semua entitas beserta atribut dan hubungannya.
•Batasan data.
•Informasi semantik tentang data.
Keamanan dan integritas informasi.

3.   Tingkat Internal (Internal Level)
 
Berhubungan dengan bagaimana data disimpan secara fisik (physical storage). Internal level adalah level terendah untuk merepresentasikan basis data. Record disimpan dalam media penyimpanan dalam format byte. Didefinisikan sebagai sebuah skema internal.

Tingkat internal memperhatikan hal-hal berikut ini:

•Alokasi ruang penyimpanan data dan indeks.
•Deskripsi record utk penyimpanan (dg ukuran penyimpanan data).
•Penempatan record.
•Penempatan data dan teknik encryption.

    Berikut contoh gambarnya:



Tingkat Eksternal (External Level) :
Cobol
01 PEG_REC.
02 PEG_NO PIC X(6).
02 DEPT_NO PIC X(4).
02 GAJI PIC 9(6).

Tingkat Konseptual (Conceptual Level) :
PEGAWAI
NOMOR_PEGAWAI        CHARACTER 6
NOMOR_DEPT              CHARACTER 4
GAJI                            NUMERIC 6

Tingkat Internal (Internal Level) :
FILE_PEGAWAI              LENGTH = 22
PREFIX                         TYPE = BYTE (6), OFFSET = 0
EMP#                           TYPE = BYTE (6), OFFSET = 6, INDEX = EMPX
DEPT#                          TYPE = BYTE (4), OFFSET = 12
PAY                              TYPE = FULLWORD, OFFSET = 16


2.2 Data Independence

Tujuan utama dari arsitektur basis data adalah memelihara kemandirian data (data independence).  Artinya, perubahan pada satu level tidak mempengaruhi level yang lain.
Metode mengubah pola data dari isi data tersebut dan cara menyimpannya, sehingga perubahan  tersebut menyebabkan suatu program aplikasi ditulis kembali
(http://www.total.or.id/info.php?kk=Data%20Independence).

Ada 2 jenis data independence:

1.Physical Data Independence : merubah level internal tanpa mengganggu skema conceptual atau eksternal.
2.Logical Data Independence : merubah level conceptual tanpa menggangu skema eksternal.

Prinsip ini harus diterapkan dalam pengelolaan sistem basis data dengan alasan:

1.DBA dapat mengubah isi, lokasi, perwujudan dalam organisasi basis data tanpa mengganggu program aplikasi yang sudah ada.
2.Pabrik/software pengelolaan data datap memperkenalkan produk-produk baru tanpa mengganggu program aplikasi yang sudah ada.
3.Untuk memindahkan perkembangan program aplikasi.
4.Memberikan fasilitas pengontrolan terpusat oleh DBA.

2.3   Bahasa yang Digunakan dalam DBMS

DBMS (Database Management systems) adalah kumpulan program yang mengkoordinasikan semua kegiatan yang berhubungan dengan basis data. Dengan adanya berbagai tingkatan pandangan dalam suatu basis data maka untuk mengakomodasikan masing-masing pengguna dalam piranti lunak manajemen basis data biasanya terdapat bahasa-bahasa tertentu yang disebut Data Sub language.

Data sub language adalah subset bahasa yang dipakai untuk operasi manajemen basis data. Dalam penggunaan biasanya dapat ditempelkan (embedded) pada bahasa tuan rumah (Cobol, PL/1, dsb). Secara umum maka setiap pengguna basis data memerlukan bahasa yang dipakai sesuai tugas dan fungsinya.

Dikenal 2 bentuk bahasa:

1. Data Definition Language (DDL)
Untuk mendefinisikan struktur/skema basis data, di dalamnya termasuk record, elemen data, kunci elemen, dan relasinya.

2. Data Manipulation Language (DML)
Bahasa yang memperbolehkan user untuk mengakses atau memanipulasi data.

Ada 2 jenis DML:

a.  Procedural, mensyaratkan user menentukan data apa yang diinginkan serta bagaimana mendapatkannya.
b.  Non Procedural, membuat user dapat menentukan data apa yang diinginkan tanpa menyebutkan bagaimana cara mendapatkannya.

Manipulasi data dapat berupa:

•Penyisipan/penambahan data baru ke basis data.
•Penghapusan data dari basis data.
•Pengubahan data di basis data.
•Mengambil informasi yang tersimpan di basis data.

DBMS mempunyai tugas untuk menangani semua bentuk akses kepada basis data, secara konsep :

1.Pengguna menyatakan permintaan akses menggunakan DBMS.
2.DBMS menangkap dan menginterpretasikan.
3.DBMS mencari :
•eksternal / conceptual mapping.
•conceptual schema.
•konseptual / internal mapping.
•Internal schema.
4. DBMS melaksanakan operasi yang diminta terhadap basis   data tersimpan.
Proses 1 s/d 4 dapat dilakukan secara interactive atau dicompile dulu.

2.4   Model Data

Model data adalah kumpulan konsep yang terintegrasi yang menggambarkan data, hubungan antara data dan batasan-batasan data dala suatu organisasi. Fungsi dari sebuah model data untuk merepresentasikan data sehingga data tersebut mudah dipahami.
Untuk menggambarkan data pada tingkat eksternal dan konseptual digunakan model data berbasis objek atau model data berbasis record.

1. Model Data Berbasis Objek

Model data berbasis objek menggunakan konsep entitas, atribut dan hubungan antar entitas. Beberapa jenis model data berbasis objek yang umum adalah :
•entity-relationship
•semantic
•functional
•object-oriented

2. Model Data Berbasis Record

Pada model data berbasis record, basis data terdiri dari sejumlah record dalam bentuk yang tetap yang dapat dibedakan dari bentuknya.

Ada 3 macam jenis model data berbasis record yaitu :

•model data relasional (relational)



model data hierarkhi (hierarchical)






model data jaringan (network)
Model data jaringan dikenal sebagai STRUKTUR PLEX.



2.5 Fungsi DBMS

Layanan-layanan yang sebaiknya disediakan oleh database management system adalah :
1.Penyimpanan, pengambilan dan perubahan data
2.Katalog yang dapat diakses pemakai.
3.Mendukung Transaksi.
4.Melayani kontrol concurrency.
5.Melayani recovery.
6.Melayani autorisasi.
7.Mendukung komunikasi data.
8.Melayani integrity.
9.Melayani data independence.
10.Melayani utility.

2.6 Komponen DBMS


Penjelasan :

1. Query Processsor
Komponen yang merubah bentuk query ke dalam instruksi tingkat rendah ke database manager.

2. Database Manager
Database manager menerima query dan menguji skema eksternal dan konseptual untuk menentukan apakah record - record dibutuhkan untuk memenuhi permintaan. Kemudian DM memanggil file manager untuk menyelesaikan permintaan.

3. File Manager
Memanipulasi penyimpanan file dan mengatur alokasi ruang  penyimpanan pada disk.

4.DML Preprocessor
Modul yang merubah perintah DML embedded ke dalam program aplikasi dalam bentuk fungsi-fungsi yang memanggil dalam host language.

5. DDL Compiler
Merubah perintah DDL menjadi kumpulan tabel yang berisi metadata.

6. Dictionary Manager
Mengatur akses dan memelihara data dictionary. Data dictionary diakses oleh komponen DBMS yang lain.


Komponen software utama database manager adalah :


1. Authorization Control
Modul yang memeriksa apakah pemakai mempunyai wewenang untuk menyelesaikan operasi.

2. Command Processor
Memeriksa apakah pemakai mempunyai wewenang untuk menyelesaikan operasi.

3. Integrity Checker
Untuk semua operasi yang merubah basis data, integrity checker memeriksa operasi yang diminta memerlukan batasan integritas.

4. Query Optimizer
Modul ini menentukan strategi yang optimal untuk eksekusi query.

5. Transaction Manager
Modul ini mengerjakan proses-proses yang dibutuhkan operasi yang diterima transaksi.

6. Scheduler
Modul ini bertanggung jawab untuk menjamin operasi secara bersamaan terhadap basis data sehingga berjalan tanpa adamasalah antara yang satu dengan yang lain.

7. Recovery Manager
Modul ini menjamin basis data tetap konsisten walaupun terjadi kerusakan.

8. Buffer Manager
Modul ini bertanggung jawab terhadap pemindahan data antara main memory dan secondary storage, seperti disk dan tape.

   
2.7 Arsitektur DBMS

1. Teleprocessing
Arsitektur tradisional untuk sistem multi user adalah teleprocessing, dimana satu komputer dengan sebuah CPU dan sejumlah terminal seperti pada gambar 4.

2. File-Server
Proses didistribusikan ke dalam jaringan sejenis LAN (Local Area Network). File server mengendalikan file yang diperlukan oleh aplikasi dan DBMS. Meskipun aplikasi dan DBMS dijalankan pada masing-masing workstation tetapi tetap meminta file dari file server jika diperlukan (perhatikan gambar 5).

Kerugian arsitektur file-server adalah :
•Terdapat lalulintas jaringan yang besar
•Masing-masing workstation membutuhkan copy DBMS
•Kontrol terhadap concurrency, recovery dan integrity menjadi  lebih kompleks karena sejumlah DBMS mengakses file secara  bersamaan.

3. Client Server
Untuk mengatasi kelemahan arsitektur-arsitektur di atas maka dikembangkan arsitektur client-server. Client-server menunjukkan cara komponen software berinteraksi dalam bentuk sistem.

Sesuai dengan namanya, ada sebuah pemroses client yang membutuhkan sumber dan sebuah server yang menyediakan sumbernya. Tidak ada kebutuhan client dan server yang harus diletakkan pada mesin yang sama. Secara ringkas, umumnya server diletakkan pada satu sisi dalam LAN dan client pada sisi yang lain.

Ada beberapa keuntungan jenis arsitektur ini adalah :
•Memungkinkan akses basis data yang besar
•Menaikkan kinerja
•Jika client dan server diletakkan pada komputer yang berbeda kemudian CPU yang berbeda dapat memproses aplikasi secara paralel. Hal ini mempermudah merubah mesin server jika hanya memproses basis data.
•Biaya untuk hardware dapat dikurangi.
•Hanya server yang membutuhkan storage dan kekuatan proses yang cukup untuk menyimpan dan mengatur basis data.
•Biaya komunikasi berkurang.
•Aplikasi menyelesaikan bagian operasi pada client dan mengirimkan hanya bagian yang dibutuhkan untuk akses basis data melewati jaringan, menghasilkan data yang sedikit yang akan dikirim melewati jaringan.
•Meningkatkan kekonsistenan.
•Server dapat menangani pemeriksaan integrity sehingga batasan perlu didefinisikan dan validasi hanya di satu tempat, aplikasi program mengerjakan pemeriksaan sendiri.
•Map ke arsitektur open-system dengan sangat alami.

Berikut ini adalah fungsi dari client dan server.








2.8 Data Dictionary

Data dictionary adalah tempat penyimpanan informasi yang menggambarkan data dalam basis data. Data dictionary biasa disebut juga dengan metadata atau data mengenai data. Modul pengontrol otorisasi menggunakan data dictionary untuk memeriksa apakah seorang pemakai perlu mempunyai wewenang.

Untuk mengerjakan pemeriksaan tersebut data dictionary menyimpan :

•nama-nama pemakai yang mempunyai wewenang untuk menggunakan DBMS.
•nama-nama data item yang ada dalam basis data.
•data item yang dapat diakses oleh pemakai dan jenis akses   yang diijinkan, misalnya: insert, update, delete atau read.

Sedangkan untuk memeriksa integritas data, data dictionary menyimpan :

•nama-nama data item dalam basis data.
•jenis dan ukuran data item.
•batasan untuk masing-masing data item.

Sistem data dictionary dapat dibedakan atas sistem aktif dan pasif. Sistem aktif selalu konsisten dengan struktur basis data karena secara otomatis dikerjakan oleh sistem. Sebaliknya, sistem pasif tidak konsisten terhadap perubahan basis data yang dilakukan oleh pemakai.

BAB III
KESIMPULAN

Arsitektur Basis Data adalah suatu kumpulan data yang tersimpan secara sistematik dimana user dapat melihat data dan bagaimana cara user melihat data tersebut.Arsitektur ini juga berfungsi memberikan kerangka kerja bagi pembangunan basis data.

Arsitektur Basis Data dibagi menjadi 3 bagian, yaitu:
1.Tingkat Eksternal (Eksternal Level).
2.Tingkat Konseptual (Conseptual Level).
3.Tingkat Internal (Internal Level).

Model data adalah kumpulan konsep yang terintegrasi yang menggambarkan data, hubungan antara data dan batasan-batasan data dala suatu organisasi. Fungsi dari sebuah model data untuk merepresentasikan data sehingga data tersebut mudah dipahami.

Model data dibagi menjadi dua, yaitu:

1.Model data berbasis objek.
2.Model data berbasis record.

Arsitektur DBMS dibagi menjadi tiga, yaitu:

1.Teleprocessing.
2.File-server.
3.Clientserver.

DAFTAR PUSTAKA
http://dc346.4shared.com/doc/gtKmyasa/preview.html

http://andridwisaputra-andri.blogspot.com/2012/03/artikel-basis-data.html

http://hettyherawati2704.wordpress.com/2012/10/24/lingkungan-basis-data-2/

http://rinia.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/folder/0.2

http://informatika.web.id/model-data.htm